Waspada Penipuan Undian WhatsApp 2018 - Info Serba Ada

Breaking

Rabu, 11 Juli 2018

Waspada Penipuan Undian WhatsApp 2018

Penipuan Undian Whatsapp

Sebelumnya marak terjadi kasus penipuan berkedok mendapat undian berhadiah dengan manegatasnamakan beberapa provider telekomunikasi. Ternyata saat ini masih juga ada kasus yang hampir serupa berupa penipuan yang mengatasnamakan WhatsApp.

Pada kasus sebelumnya, Mungkin banyak para penipu yang menggunakan free domain seperti blogspot, wordpress atau domain gratisnya lainnya untuk menginformasikan pemenang undian berhadiah dan persyaratan apa yang dibutuhkan untuk pengambilan hadiah tersebut.

Namun saat ini ada juga yang menggunakan domain berbayar seperti .com atau lainnya agar dapat lebih terpercaya. Berikut ini merupakan isi pesan dari modus penipuan yang emngatasnamakan Whatsapp.

Gebyar WhatsApp 2018 Nomer Anda Terpilih Sebagai Pemenang Rp.37jt Dgn ID Pemenang : 02375247 Info Lebih Jelas Klik www.whatsappindonesia2018.com

Berikut ini adalah sekilas dari informasi yang ada di dalam website www.whatsappindonesia2018.com

Program Undian Promo WhatsApp Se Asia Tahun 2018 Merupakan salah satu bentuk loyalitas perusahaan sekaligus bentuk penghargaan kepada pelanggan yang telah setia menggunakan WhatsApp sebagai Salah Satu alat komunikasi saat ini, mudah-mudahan dengan adanya program ini dapat meningkatkan karir dan kinerja perusahaan untuk jangka waktu ke depan PT.WHATSAPP INC INDONESIA  Mewakili seluruh karyawan(i)Dan Manajemen dari perusahaan mengucapkan SELAMAT!!! Kepada Semua Pemenang yang terpilih mendapatkan HADIAH dalam undian ini, Semoga hadiah yang anda dapatkan bisa bermanfaat buat anda sekeluarga. Silahkan Verifikasi (cocokkan) KODE PEMENANG Yang Anda Terima Melalui Pesan Server WhatsApp dengan DAFTAR HADIAH dan KODE yang Terterah di bawah.

penipuan

Yang lebih parahnya lagi, Para penipu tersebut tidak segan - segan menggunakan foto orang lain dan kartu identitas orang lain untuk menjalankan modus penipuan tersebut.

Semoga kita dapat menghindari modus penipuan seperti ini dan semoga saja kasus seperti ini tidak terjadi kembali.