Manfaat Puasa Untuk Kesehatan - Info Serba Ada

Breaking

Kamis, 25 Mei 2017

Manfaat Puasa Untuk Kesehatan

Manfaat Puasa
Puasa merupakan ibadah yang bertujuan untuk menahan diri dari segala perkara seperti makanan, minuman, menahan nafsu dan lain sebagainya. Selain itu, Ternyata berpuasa juga sangat baik untuk kesehatan tubuh kita. 

Berikut ini adalah beberapa manfaat berpuasa untuk kesehatan tubuh :

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Penyakit jantung atau stroke adalah ancaman yang cukup serius bagi manusia. Terlebih lagi untuk masyarakat Indonesia yang dicap oleh banyak negeri sebagai negara yang dipenuhi dengan jumlah perokok aktif. Maka dari itu, puasa adalah masa-masa yang tepat untuk menjaga kesehatan jantung dari timbunan nikotin. Puasa akan membuat tubuh memperbanyak produksi HDL dan meminimalisir LDL (kolesterol jahat) yang berbahaya bagi kesehatan jantung jika jumlahnya berlebih.

2. Memperbaiki Fungsi Dan Kinerja Sel

Manfaat berpuasa bagi kesehatan membuat adanya perubahan dan konversi masif pada asam amino yang terkumpul dari makanan. Sebelum asam amino tersebut disebarkan ke seluruh tubuh, akan ada proses format ulang. Proses itu akan memberikan kesempatan tunas sel baru untuk memperbaiki serta merestorasi fungsi dan kinerjanya. Saat sahur dan berbuka, akan ada suplai asam lemak dan asam amino yang penting bagi tubuh. Pembentukan sel baru akan lebih cepat, sel-sel lemak yang menggumpal dalam hati juga akan terusir.

3. Menyehatkan Sistem Pencernaan 

Selama kita berpuasa, maka organ-organ pencernaan akan beristirahat. Fungsi fisiologis pencernaan tetap berjalan normal terutama produksi sekresi pencernaan, akan tetapi dengan jumlah yang berkurang yang membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Pemecahan makanan juga terjadi pada tingkat yang stabil, dan pelepasan energi juga mengikuti pola yang bertahap. Sebagai akibat dari diet yang salah, sebagian besar dari kita saat ini banyak yang menderita berbagai macam penyakit gastrointestinal. Yang paling umum adalah seperti sembelit, kembung, dan gastritis. Puasa bisa memberikan  penyembuhan untuk penyakit-penyakit ini. Saat kita berpuasa, sistem pencernaan akan memperoleh waktu untuk merevitalisasi dan meningkatkan fungsinya. Jadi setelah berbuka puasa, sistem pencernaan menjadi lebih efisien dan lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan suatu penyakit.

4. Membuat Hati Menjadi Tenang

Salah satu perintah terberat ketika berpuasa adalah menahan emosi. Ini menjadi suatu keharusan, oleh karenanya berpuasa secara psikologis membuat hati menjadi lebih tenang dan tentram. Sementara dari segi medis puasa akan menurunkan kadar adrenalin pada tubuh. Reaksi positif bagi kesehatan misalnnya mengurangi risiko penyakit pembuluh darah, jantung, dan otak.

5. Meningkatkan Detoksifikasi

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengkonsumsi makanan dengan berbagai bahan aditif seperti penyedap rasa, pengawet, dan pewarna. Zat-zat aditif tersebut berpotensi menimbulkan berbagai penyakit. Zat aditif yang masuk ke dalam tubuh biasanya akan bergabung dalam timbunan lemak. Saat berpuasa, terjadi pembakaran lemak yang lebih efisien sehingga detoksifikasi atau pengeluaran racun dari dalam tubuh akan meningkat.

Berbagai zat aditif yang menimbulkan penyakit akan ikut terbakar bersama terbakarnya lemak dalam tubuh. Proses detoksifikasi yang dilakukan oleh hati, ginjal, dan organ lain dalam tubuh juga akan bekerja dengan lebih baik ketika berpuasa.

6. Mengurangi Hipertensi 

Puasa juga bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah pada penderita hipertensi tanpa menggunakan obat. Puasa membantu mengurangi risiko aterosklerosis, yaitu tersumbatnya arteri oleh partikel lemak yang menyebabkan darah tinggi. Selama puasa, simpanan glukosa dan lemak digunakan untuk menghasilkan energi, tingkat metabolik tubuh berkurang, hormon seperti adrenalin dan noradrenalin juga berkurang. Dengan demikian hal ini akan membuat metabolisme tubuh kita dalam batas yang stabil, sehingga dampak akhirnya adalah penurunan tekanan darah.

7. Menyembuhkan Masalah Peradangan

Penyakit peradangan biasanya muncul ketika usia lanjut, sebut saja penyakit rematik, juga bisa berupa penyakit kulit yang disebabkan oleh alergi. Manfaat berpuasa bagi kesehatan dapat menurunkan resiko terjadinya masalah peradangan. Bahkan beberapa ahli juga menyatakan bahwa alergi dan masalah peradangan dapat sembuh dengan berpuasa.

8. Penyerapan Nutrisi Meningkat

Berpuasa ternyata meningkatkan produksi hormon adiponectin. Hormon tersebut mendorong terjadinya penyerapan berbagai nutrisi lebih banyak. Peningkatan hormon adiponectin merupakan efek yang ditimbulkan dari keseimbangan antara sahur dan berpuasa. Saat berpuasa, sistem metabolisme juga berjalan lebih optimal, sehingga proses penyerapan nutrisi juga lebih baik.

9. Membantu Proses Pembakaran Lemak

Lemak berlebih merupakan salah satu permasalahan yang sering ditemui oleh seseorang dengan berat badan berlebih. Berpuasa akan membantu proses pembakaran lemak lebih efektif. Saat pemecahan glukosa (sebagai sumber energi) telah habis, maka ketosis akan melakukan proses pemecahan terhadap lemak sebagai sumber energi cadangan. Proses tersebut akan meningkatkan proses pembakaran lemak sehingga berat badan cenderung lebih terkontrol.

10. Meningkatkan Kinerja Ginjal

Ginjal adalah salah satu organ vital dalam tubuh dengan peran sebagai penyaring zat kimia dari makanan atau minuman yang dapat merusak organ tubuh lain. 

Dengan berpuasa ginjal akan semakin bersemangat dalam bekerja, kenapa? Sebab saat menjalani puasa kadar osmosis urin berada dikisaran 1000 sampai 12.000 ml/kg air. Dan satu-satunya jalan yang bisa ditempuh adalah mengurangi asupan mineral yaitu saat berpuasa.

11. Mencegah Diabetes

Penyakit akibat berlebihnya nutrisi yang menyokong kesehatan tubuh seperti diabetes, hiperkolesterol, dan obesitas akan ditangkal ketika berpuasa. Sebab, berpuasa akan memaksa tubuh mengontrol kadar gula dan lemak yang masuk ke dalam tubuh, dampak positifnya ya itu tadi, tubuh akan lebih kebal terhadap penyakit akibat kelebihan nutrisi.

12. Mencegah Kemandulan Pada Wanita

Saat berpuasa, produksi hormon virgisteron pada wanita tidak mengalami gangguan. Sebaliknya, penelitian menunjukkan pada 80% populasi menunjukkan adanya penurunan hormon prolaktin. Hormon prolaktin tersebut merupakan salah satu penyebab infertilisasi dan juga kemandulan pada wanita. Untuk itu, berpuasa akan mencegah terjadinya kemandulan pada wanita dan membuat wanita normal tetap berada pada kesuburan meskipun dalam kondisi berpuasa.

Demikianlah informasi mengenai beberapa manfaat puasa untuk kesehatan tubuh kita. Semoga bermanfaat.