Resiko Trading Forex - Info Serba Ada

Breaking

Minggu, 12 Februari 2017

Resiko Trading Forex

Resiko Trading Forex

Trading Forex adalah perdagangan mata uang dari negara yang berbeda. Forex merupakan singkatan dari Foreign Exchange (Pertukaran mata uang). Sebuah contoh dari perdagangan forex adalah membeli Euro (mata uang Eropa), sementara secara bersamaan menjual USD (mata uang Amerika), bisa disingkat EUR/USD.

Kondisi pasar dan harga dalam pasar forex bergerak dengan sangat dinamis, dapat berubah sewaktu-waktu dengan cepat, dalam menanggapi peristiwa-peristiwa baik itu ekonomi, politik, perang, bencana, dsb. Khususnya untuk negara-negara dengan ekonomi maju dan kuat, sedikit saja ada informasi sensitif, maka harga mata uangnya bisa bergerak naik turun.

Hal inilah yang oleh para trader dilihat sebagai suatu kesempatan dan peluang untuk melakukan perdagangan. Jadi secara sederhana, tujuan trading forex adalah untuk meraih profit dari naik dan turunnya nilai tukar mata uang.

Profit yang dapat diperoleh para trader dari investasi ini adalah sejauh pergerakan pasangan mata uang yang diperdagangkan. Contohnya, transaksi yang dilakukan adalah pada pasangan mata uang GBP (Great Britain Pound)/USD (US Dollar) dengan pergerakan mata uang setiap harinya sejauh 100 point. Jika trader melakukan transaksi sebanyak 1 lot (satuan perdagangan forex), maka keuntungan yang dapat diperoleh jika transaksi sukses adalah sebesar 1 juta rupiah. Sama dengan semua investasi, bisnis valas alias forex juga memiliki resiko, bahkan dengan kerugian yang besar, karena timbal balik yang dijanjikan juga luar biasa. Mengambil contoh di atas, jika dalam satu hari trader berpeluang untuk mendapatkan keuntungan sebesar 100 point atau satu juta, maka sejumlah itu pula kemungkinan resiko kerugian yang harus ditanggung. Jadi keuntungan dan kerugian berada pada level yang sama.

Untuk mendapatkan keuntungan dalam trading forex, biasanya para trader melakukan analisa terlebih dahulu melalui analisa sebagai berikut :

1. Analisa Fundamental


Menganalisa kondisi suatu negara dari berita yang beredar .Dengan asumsi bahwa jika kondisi ekonomi suatu negara sedang bagus , maka akan semakin banyak investor yang akan menukarkan uangnya menjadi mata uang negara tersebut untuk kemudian diinvestasikan pada negara tersebut.Selain itu dangan kondisi ekonomi yang bagus akan membuat banyak perusahaan pada negara tersebut melakukan ekspor , sehingga perusahaan dari negara pengimpor akan menukarkan uangnya menjadi mata uang negara pengekspor. Dengan demikian akan ada perburuan mata uang negara yang kondisi ekonominya sadang bagus , sehingga berdasarkan hukum ekomoni ” jika permintaan labih besar dari suplai maka harga barang akan naik” nilai mata uangnya menjadi lebih tinggi dbandingkan nilai mata uang negara lain.Sehingga nilainya NAIK.

2. Analisa Teknikal


Karena kejadian baik buruknya kondisi ekonomi suatu negara itu berulang , serta respon terhadap berita baik dan buruk juga berulang , maka dari data yang ada kita bisa memprediksi kejadian berikutnya dengan asumsi jika kondisinya sama dengan masa lalu maka hasil saat ini akan sama pula dengan hasil masa lalu.Itulah analisa teknikal, yaitu menganalisa data masa lalu dan data saat ini untuk memprediksikan yang akan terjadi di masa mendatang.

Untuk dapat berpartisipasi pada pasar forex yang besar, Anda harus bermitra dengan perusahaan broker forex retail yang akan menggabungkan semua transaksi trader dan meneruskannya kepada broker yang lebih besar atau langsung kepada market.

Statistik mengatakan bahwa 90% trader akan berakhir dengan kerugian. Waw, sangat mengerikan bukan. Dan memang ini adalah kenyataan, mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita, Anda, harus memahami dan memaknai secara benar informasi statistik diatas. Atau bisa pula diumpamakan hanya 1 orang yang berhasil dari 10 orang yang terjun ke dalam dunia trading forex. Jadi bisa disimpulkan bahwa trading forex itu dari probabilitasnya untuk mendapatkan keuntungan sangatlah rendah dan juga point kedua trading forex itu bukanlah sebuah bisnis yang mudah.

Jelas sekarang bahwa tidak banyak orang bisa sukses dalam trading forex. Resiko trading forex ini sangatlah besar dan bisa melibatkan tidak hanya keyakinan, tetapi juga sejumlah besar uang. Forex adalah model investasi/trading high risk. Ketidaktahuan kita dalam dunia forex hanya akan membuat faktor resiko kerugian yang sangat besar.

Oleh karena itu jangan tergiur dengan janji-janji profit dan income financial yang spektakuler. Memang hal ini akan menjadi pemicu atau daya tarik yang sangat kuat bagi para pebisnis maupun investor untuk terjun ke dalam dunia trading forex, namun tanpa diimbangi oleh informasi yang benar,