Manfaat Sinar Matahari Pagi Bagi Tubuh - Info Serba Ada

Breaking

Minggu, 06 November 2016

Manfaat Sinar Matahari Pagi Bagi Tubuh


Manfaat sinar matahari di saat pagi, hal yang terlampau sayang untuk dilewatkan, sinar matahari pada waktu pagi tidak hanya membuat indah suasana di pagi hari, namun juga sangat penting untuk kesehatan. Sinar matahari ini juga merupakan salah satu sumber kehidupan bagi planet kita. Banyak sekali peran matahari, Termasuk proses fotosintesis pada tanaman juga memerlukan sinar matahari.

Biasakan diri anda dengan berjemur selama kurang lebih 30 menit dalam setiap hari di bawah sinar matahari pagi. Perlu anda ketahui bahwa Sinar matahari sangat bermanfaat sebagai sumber energi utama untuk mengubah provitamin D yang terdapat pada jaringan kulit menjadi vitamin D. Disamping itu sinar matahari juga bermanfaat membunuh mikro bakteria, oleh karena itu banyak ahli kesehatan menyarankan untuk mebuat rumah yang di pagi hari cukup terkena sinar matahari ini.

Ketika bangun di pagi hari disaat cuaca yang cerah, Anda menghirup udara yang segar dan menghangatkan tubuh anda di bawah terik sinar matahari yang membuat tubuh dan kulit anda terasa cerah di pagi hari, karena matahari di pagi hari sangat bagus bagi kesehatan anda. Selain itu berjemur dibawah sinar matahari ternyata juga banyak mengandung manfaat bagi kesehatan kita. Pembentukan vitamin D pada manusia memang sebagian besar difasilitasi oleh sinar matahari.

Berjemur adalah kegiatan yang cukup didambakan oleh orang-orang Eropa dan Amerika Utara. Sebab, di daerah tersebut beriklim dingin, sehingga matahari bersinar dalam waktu yang lebih pendek. Begitu inginnya penduduk beriklim dingin untuk berjemur, hingga kegiatan berjemur ini dianggap sebagai sebuah kemewahan. Mereka akan bangga bila berlibur dan berjemur di pantai di daerah tropis. Kulit yang kecoklatan akibat terkena matahari akan membuat mereka merasa bangga.

Berbeda dengan di daerah tropis seperti Indonesia. Matahari bersinar sepanjang waktu. Kegiatan berjemur bukan merupakan kegiatan khusus. Meski banyak yang mengetahui bahwa terkena sinar matahari pagi baik untuk kesehatan, jarang yang meluangkan waktu untuk kegatan tersebut. Tapi sebenarnya bukan hanya baik untuk kesehatan, berjemur juga bisa memberikan efek baik (manfaat) dan buruk sekaligus. Bagaimana hal tersebut dapat terjadi?

Cahaya matahari pagi sangatlah baik untuk tubuh. Bahkan juga ada therapy spesial yang menggunakan cahaya matahari, Yakni heliotherapy. Diluar itu ada pula Atapa Snana yang disebut arti dalam berolahraga yoga untuk manfaat pengobatan dari berjemur dibawah cahaya matahari.

Berikut ini adalah beberapa manfaat sinar matahari bagi kesehatan :

1. Mengurangi Gula Darah

Sinar matahari adalah insulin alami yang memberikan kemudahan penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Hal inilah yang merangsang tubuh untuk mengubah gula darah menjadi glycogen, yang kemudian disimpan di hati dan otot. Proses inilah sebagai turunnya kadar gula darah.

2. Mengandung Vitamin D

Pada waktu berkas sinar ultraviolet disaring di kulit, sinar tersebut merubah simpanan kolesterol di kulit menjadi vitamin D. Menerima paparan sinar matahari selama 5 menit saja sama artinya dengan memberikan 400 unit vitamin D pada tubuh Anda.

3. Membentuk Dan Memperbaiki Tulang

Meningkatnya vitamin D dalam tubuh karena paparan sinar matahari dapat meningkatkan penyerapan kalsium di dalam tubuh Anda. Kondisi ini adalah solusi dalam pembentukan dan perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakhitis dan osteomalacia.

4. Menurunkan Kolesterol Darah

Ini merupakan kelanjutan proses di atas. Setelah kolesterol di bawah kulit dirubah menjadi vitamin D, otak dan tubuh kemudian memberikan sinyal kepada kolesterol yang ada dalam darah untuk keluar dari darah menuju ke kulit. Dari proses inilah kadar kolesterol dalam darah dapat dikontrol dengan baik.

5. Meningkatkan Fungsi Paru-Paru

Peningkatan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan adalah salah satu kegunaan sinar matahari. Selain itu, sinar matahari juga mampu meningkatkan kebugaran pernafasan karena jumlah glikogen akan bertambah setelah berjemur di bawah terik matahari.

6. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Saat kulit terkena sinar matahari, terjadi penambahan sel darah putih, terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit. Secara tidak langsung antibodi-pun akan ikut meningkat. Kondisi ini akan bertahan hingga 3 minggu. Menurut penelitian, 10 menit di bawah matahari satu dua kali seminggu dapat mengurangi resiko terkena flu hingga 30-40%.

7. Pembunuh Bakteri

Sinar matahari mampu membunuh bakteri penyakit, virus, dan juga jamur. Pada perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonisis, pneumonia, mumps, dan asma, terapi sinar matahari sangat dibutuhkan. Bahkan beberapa dari virus penyebar kanker dapat dibinasakan oleh sinar ultraviolet ini. Infeksi jamur, termasuk candida, juga bakteri di udara bereaksi dan dapat dibinasakan oleh sinar matahari.

8. Detoksifikasi Tubuh

Paparan sinar matahari juga dapat meingkatkan pengeliminasian racun dalam tubuh dengan memperbaiki fungsi hati. Selain itu, sinar matahari juga meningkatkan sirkulasi darah, sehingga racun-racun tereliminasi lebih efisien melalui darah.

9. Memperbaiki Kualitas Tidur

Dengan terpapar sinar matahari, produksi melatonin pun meningkat. Melatonin adalah suatu hormon yang diproduksi oleh kelenjar pinea-organ tubuh berukuran seperti kacang kecil yang ditemukan di dasar otak. Melatonin sangat dibutuhkan untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik.

10. Memperbaiki Sistem Pencernaan

Sinar matahari juga merupakan pengobatan terbaik unutk meningkatkan nafsu makan. Selain itu juga dapat memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Meskipun memiliki berbagai macam manfaat bagi tubuh, namun para ahli mengingatkan bahwa paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan mata, melanoma, dan kanker kulit. Jadi pastikan memilih waktu yang tepat untuk mendapatkan paparan sinar matahari yang baik.

Satu hal utama yang butuh digaris bawahi yaitu dalam memperoleh cahaya matahari yang cukup. Sekurang-kurangnya memperoleh cahaya matahari pagi di sekitar jam 6 - 9 pagi agar kulit anda tidak terbakar apabila kulit anda merupakan type kulit yang peka,