Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih - Info Serba Ada

Breaking

Sabtu, 22 Oktober 2016

Bahaya Terlalu Banyak Minum Air Putih


Air menjadi kebutuhan utama bagi tubuh, karena tubuh kita sebagian besar tersusun oleh air. Rata-rata tiap orang memiliki 60% air dari berat tubuhnya. Tubuh memerlukan air untuk menggantikan cairan tubuh yang berkurang saat kita beraktifitas.  Sebagian hilang saat kita beraktivitas dalam bentuk keringat, air seni, atau air mata.

Semua sistem di dalam tubuh juga tergantung oleh air. Air akan membilas racun dari organ-organ penting, membawa nutrisi ke sel tubuh, dan menjaga kelembaban bagi jaringan. Air berfungsi untuk membantu kerja sel-sel organ, dan jaringan dalam tubuh. Air akan menetralisir racun dari tubuh. Saat kita melakukan aktifitas berat dan olahraga, maka metabolisme tubuh akan meningkat karena bekerja untuk menyuplai oksigen dan zat energi ke seluruh tubuh. Otot kita akan berkontraksi dan pembuluh darah akan melebar. Akibatnya aliran darah akan mengalir lebih cepat. Hasil metabolisme tersebut keluar dalam bentuk keringat. Akibatnya tubuh kita bisa kekurangan cairan.

Meski air diperlukan, namun hati-hati saat mengkonsumsi air, karena bila kebanyakan akan memberikan efek tidak baik untuk tubuh. Di antaranya akan merusak ginjal dan bahkan dampak paling fatal seperti kematian. Laporan Exercise Associated Hyponatraemia (EAH) mencatat ada sekitar 1600 kasus meninggal di seluruh dunia akibat minum air yang berlebihan.

Berikut ini ada beberapa bahaya terlalu banyak minum air putih

1. Meningkatkan Jumlah Volume Darah

Minum air berlebihan bisa menyebabkan volume darah meningkat yang akan mengganggu kinerja jantung dan system pembuluh darah. Kondisi seperti ini akan membuat ginjal bekerja ektra keras untuk mengurangi jumlah air dalam sirkulasi tubuh.

2. Merusak Komposisi Darah

Di dalam darah terdapat plasma dengan kadar kekentalan darah secara fisiologis dalam tubuh yang terukur. Jika terlalu banyak minum, di khawatirkan akan mengganggu kadar kekentalan darah. Sehingga mempersulit sistem peredaran darah dalam tubuh kita.

3. Tubuh Bisa Mengalami Hiponatraemia

Hiponatraemia merupakan kondisi abnormal yang mana darah dalam tubuh kekurangan kadar natrium. Natrium sendiri adalah mineral elektrolit yang membantu mengatur jumlah kadar air di dalam dan sekitar sel-sel tubuh. Mineral ini sangat penting untuk menjaga kadar garam dalam darah. Jika terlalu banyak mengonsumsi air, maka natrium akan menjadi encer sehingga tekanan darah menurun dan sel-sel mengalami pembengakakan.

4. Terjadi Keracunan Air

Overhydration adalah gangguan potensial dalam fungsi otak yang terjadi ketika keseimbangan elektrolit terganggu karena minum air berlebih. Hal ini menyebabkan seseorang mengalami koma dan kematian mendadak akibat pembengkakan otak. Keracunan air ini juga bisa terjadi pada air minum isi ulang yang tidak higienis.

Beberapa tips berikut ini bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan air per hari.
  1. Minum air Secukupnya dan Sewajarnya. Tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit. Seimbangkan antara kebutuhan air dengan pengeluaran cairan tubuh saat beraktivitas, olahraga ringan, atau olahraga berat seperti lari marathon.
  2. Minum Tidak Bersamaan Waktunya. Ketika dianjurkan mengkonsumsi air putih sebanyak 2 – 4 liter perhari, bukan mengkonsumsinya sekaligus pada waktu yang bersamaan. Jumlah tersebut masih termasuk dengan jumlah air pada makanan atau minuman yang banyak mengandung air seperti sup, kuah, air susu, air dalam buah, atau minuman murni.
  3. Minum Secara Bertahap. Minumlah air secara bertahap, tidak sekaligus dalam satu waktu bersamaan. Misalnya, 1 (satu) gelas saat pagi bagun tidur, 1 (satu) gelas saat sarapan pagi, 1 (satu) gelas makan saat siang, 1 (satu) gelas saat makan malam, 1 (satu) gelas saat menjelang tidur.
  4. Orang Sakit Berbeda. Anjuran mengkonsumsi 2 – 4 liter air perhari hanya berlaku untuk orang sehat. Mereka yang memiliki gangguan kesehatan seperti penderita ginjal tentunya harus membatasi jumlah konsumsi air putih agar tidak terlalu banyak.
  5. Jangan Menunggu Haus. Saat melakukan olah raga, tidak harus menunggu sampai haus baru minum. Jadi meskipun belum merasa haus dan lapar, tetaplah makan dan minum. Bila tidak diindahkan akan sangat berbahaya.
  6. Minuman Saat Olahraga. Pada saat tidak berolahraga, seseorang pun perlu cukup minum. Sebaiknya pada kondisi ini yang diminum air putih saja. Minuman itu tidak panas dan juga tidak dingin.
  7. Jangan Minum Berlebihan Habis Olahraga. Saat habis olahraga, hormon antidiuretik vasopressin akan meningkat. Tubuh akan cenderung menahan air dalam tubuh agar tidak banyak keluar. Ketika kita minum air dalam jumlah banyak, tidak akan banyak urinasi. Bila mengkonsumsi air terlalu banyak akibatnya akan fatal karena terjadi.
  8. Obat Herbal. Orang yang meminum obat herbal disarankan banyak minum air. Obat herbal banyak mengandung makromolekul yang bisa mengganggu fungsi filtrasi di ginjal.
Banyak di antara kita yang minum  air putih berlebih karena ingin mengambil kemanfaatan sebanyak-banyaknya. Logikanya bermain, makin banyak air maka air akan menggelontor semua residu dalam ginjal.  Padahal kebutuhan air per orang sangat berbeda tergantung kondisi tertentu seperti aktivitas fisik, cuaca, diet, berat badan, jenis kelamin dan kondisi kesehatan. Makin lanjut usia, kondisi ginjal kita makin beda. Minumlah sesuai kebutuhan dan kondisi kita masing-masing.

Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak terlalu baik, Semoga bermanfaat.
Sumber : http://halosehat.com/