Pembersih Racun Dalam Tubuh - Info Serba Ada

Breaking

Senin, 22 Agustus 2016

Pembersih Racun Dalam Tubuh


Detoks adalah proses mengeluarkan toksin atau pembersih racun dalam tubuh melalui urin, pernapasan, tinja, dan keringat dengan menggunakan empat organ utama yaitu, hati, ginjal, saluran pencernaan, dan kulit.

Melalui detoks inilah kita dapat mengoptimalkan proses pengeluaran racun-racun dari tubuh kita. Efek dari detoks yang optimal  sangat luar biasa : Tubuh Anda akan mencerna makanan secara lebih baik, kulit anda akan menjadi lebih bercahaya, sakit punggung, persendian ataupun rasa sakit kronik lainnya akan hilang dan vitalitas serta energi andapun akan meningkat

Selain akibat dari polusi udara dan juga faktor lainnya, Penumpukan racun dalam tubuh bisa saja disebabkan oleh faktor makanan. Mengkonsumsi makanan berkolestrol tinggi, Mengadung lemak jenuh dan makanan dan minuman ringan lainnya bisa jadi mengandung zat berbahaya dan juga bisa jadi pemicu bertumpuknya racun dalam tubuh.

Pilihan paling aman untuk detoksifikasi  bisa dilakukan dengan langkah-langkah berikut , diantaranya yang paling populer dan telah diteliti secara ilmiah :

1. Air Putih Hangat

Air putih merupakan salah satu cairan yang berkualitas dan bisa membersihkan system pencernaan. Air putih bekerja menghilangkan racun dan ampas makanan yang mungkin tersisa dan menumpuk dalam usus  melalui kulit, ginjal dan juga keringat . Air dapat melarutkan unsur-unsur kimia dalam darah  dan membantu memperbaiki jaringan tubuh dan pertumbuhan .

Minumlah sedikitnya dua gelas air putih setiap pagi, setelah bangun tidur, dalam keadaan perut kosong. Air hangat akan membantu tubuh mengeluarkan racun secara alami. Minumlah sedikitnya delapan gelas air tiap harinya.  Kekurangan air akan mengakibatkan darah menjadi lengket dan kental, menyumbat dan meracuni sistem di dalam tubuh.

2. Air Kelapa Hijau .

Air kelapa hijau  bermanfaat untuk membersihkan saluran pencernaan bahkan dapat melawan kuman, virus dan bakteri. Minum air kelapa hijau secara teratur pun bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan mencukupi  asupan cairan dalam tubuh.

3. Detoks Liver Dengan Jeruk Lemon

Jeruk nipis dan jeruk mengandung limonene yaitu sejenis minyak yang menetralisir senyawa pencetus kanker dalam liver. Liver yang bekerja seperti filter udara ini perlu sering-sering dibersihkan. Jika tidak akan tersumbat racun dan memperlemah tubuh seluruh badan akan lamban. Jadi bersihkan liver anda setiap hari dengan rajin mengonsumsi jeruk.

Jeruk juga merupakan sumber utama vitamin C, yang dipercaya meningkatkan daya tahan tubuh. Jeruk juga kaya akan flavonoid, antioksidan penting yang melindungi sistem imun manusia dengan cara melawan kuman dan bakteri penyebab penyakit. Minumlah minuman-minuman diatas, 10 menit sebelum Anda menyantap sarapan untuk hasil yang lebih maksimal

4. Teh Hijau

Bagi anda penggemar seafood, makan makanan ini dua kali seminggu bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Sayangnya berbagai seafood diduga banyak mengandung merkuri, zat yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Solusinya minum teh hijau atau hitam sebagai peneman makan seafood. Riset membuktikan teh hijau atau hitam mencegah masuk ke aliran darah hingga 92%.
Teh hijau juga  merupakan salah satu anti oksidan alami tertinggi. Mengandung polyphenol yang membantu mengontrol pembentukan glukosa dalam darah. Polyphenol menghambat pembentukan glukosa menjadi sel-sel lemak, serta mencegahnya masuk ke pusat aliran darah.

5. Buah Delima

Dalam setiap butir biji buah delima, mengandung antioksidan berkonsentrasi tinggi yang disebut flavonoid. Senyawa ini punya kemampuan sebagai antialergi dan antitumor. Selain itu, juga mengandung vitamin A, C, E, folic acid dan zat besi yang membantu darah mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh. Selain bahan detoks alami dan antioksidan, buah delima juga bisa mempercantik kulit. Sejumlah supermarket biasanya menyediakan buah delima dalam bentuk jus atau konsentrat.

6. Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti brokoli, kangkung dan bayam mengandung serat tinggi yang bisa melancarkan sistem pencernaan. Selain itu, sayuran hijau juga meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengeluarkan racun-racun. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari sayuran, konsumsilah secara mentah (menjadi lalapan atau salad) atau ditumis sebentar.

7. Rumput Laut

Orang Jepang menjadikan rumput laut sebagai bahan utama dalam menu makanan keseharian mereka, bukan tanpa alasan. Bertahun-tahun, para ilmuwan berhasil mengidentifikasi khasiat dari rumput laut. Hasilnya, mereka menemukan tak kurang dari 25 nutrisi yang dikandung tumbuhan bawah air ini.

Rumput laut kaya akan vitamin, mineral, magnesium dan yodium. Zat yang disebutkan terakhir, membantu pembentukan hormon tiroid, yang mengatur tingkat metabolisme. Mineral yang terkandung dalam rumput laut, membantu menyingkirkan lemak dan air berlebih yang menumpuk pada tubuh. Rumput laut juga mengeluarkan racun-racun dalam tubuh.

8. Kunyit

Kunyit mengandung curcumin yang berfungsi sebagai anti radang dan melawan infeksi. Dikutip dari Glamour Magazine, dua kemampuan curcumin ini membantu menyingkirkan kuman dan bakteri jahat, serta mempercepat pengeluaran toksin dari tubuh. Kunyit bisa diolah menjadi bumbu berbagai masakan, seperti kari dan sup ayam asam kuning. Sajikan bersama nasi merah agar detoksifikasi lebih maksimal.

9. Wortel Dan Buah Bit

Karoten yang terdapat pada wortel dan buah bit terkenal baik untuk menjaga kesehatan mata dan kulit.Namun selain itu karoten juga mampu membersihkan racun pada tubuh.Tak hanya itu saja wortel dan buah bit menyediakan serat yang cukup untuk perut Anda.Untuk mendapatkan khasiat detoks Anda bisa membuat jus wortel dan buah bit. Air saripati dua buah tersebut dapat mengoptimalisasi detoksifikasi tubuh.

10. Apel

Apel kaya akan pektin yaitu sejenis serat yang mengikat kolesterol dan logam berat dalam tubuh dan mereka membantu menghilangkan racun membangun dan mampu membersihkan usus.

11. Alpukat

Kita jarang memikirkan alpukat sebagai makanan pembersih tetapi alpukat merupakan buah powerhouse yang mampu menurunkan kolesterol dan melebarkan pembuluh darah serta memblokir toksisitas arteri. Alpukat mengandung nutrisi disebut glutathione yang mengandung tiga puluh karsinogen yang berbeda serta membantu hati mendetoksifikasi bahan kimia sintetis.